Balkonjazz Festival Angkat Kearifan Budaya Lokal

INILAH.COM, Jakarta – Gelaran Balkonjazz Festival siap digelar di Balkondes Tuksongo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 14 September 2019. Berbeda dengan festival jazz pada umumnya, acara ini memadukan musik, budaya, wisata, dan kearifan lokal.

Para musisi yang tampil dalam gelaran ini tidak hanya memberi hiburan lewat karya-karya mereka, namun mereka juga memperkenalkan keunggulan daerah yang ada di kawasan Borobudur tersebut.

"Upaya yang kami lakukan ini tentunya dengan harapan akan terjadi pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat lokal, khususnya di sekitaran daerah penyelenggaraan Balkonjazz. Balkonjazz Festival akan turut mempromosikan desa wisata diseputaran Borobudur, sebagai destinasi baru dengan berbagai atraksi dan potensi sumber daya alam yang sangat menarik. Masyarakat yang ingin menikmati berbagai sajian yang terdapat di Balkonjazz bisa mengaksesnya secara gratis," kata Inisiator sekaligus Direktur Balkonjazz Festival, Bakkar Wibowo di Jakarta.

Balkonjazz Festival akan menampilkan sederet musisi seperti, Yura Yunita, Rio Febrian, Payung Teduh, Dialog Dini Hari, Langit Sore, Tashoora, Nosstress dan Frau. Selain menikmati alunan musik, para pengunjung juga dapat menikmati pasar tradisonal yang ada dikawasan Borobudur, yakni Pasar Balkon Tuksongo yang secara khusus ada di festival ini.

Pasar ini akan menjadi media transaksi ekonomi dan promosi bagi masyarakat lokal secara langsung untuk mengenalkan potensi ekonomi lokal diseputaran area Balkondes. Balkonjazz Festival nanti juga akan mengusung kesenian tradisi lokal sebagai bagian dari kolaborasi bersama masyarakat sekitar.

"Sebetulnya di Indonesia sendiri banyak sekali potensi-potensi lokal yang belum diketahui oleh masyarakat di Indonesia maupun mancanegara," terang Bakkar.

Balkonjazz Festival dipromotori oleh PT Manajemen CBT Nusantara (MCN) sebagai pihak yang menaungi Balkondes (Balai Ekonomi Desa), dan menggandeng Sinergi Nusantara sebagai Event Consultant. Gelaran tahun ini menjadi perayaan hari jadi kedua Balkondes dan menjadi hajatan pertama untuk Balkonjazz Festival.

Direktur PT MCN Jatmika Budi Santoso mengatakan Balkondes merupakan salah satu program prestisius dari Kementrian BUMN yang dibangun untuk menumbuhkan perekonomian pedesaan melalui sektor pariwisata, yaitu melalui didirikannya balai ekonomi dan homestay yang dikelola secara langsung oleh masyarakat yang berada di sekitaran kawasan Candi Borobudur.

Dari 20 Balkondes yang ada, Tuksongo dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Balkonjazz Festival karena posisinya yang strategis di sekitar Candi Borobudur. Artinya, acara ini dapat menarik minat, tak hanya wisatawan local, juga mancanegara.

"Dengan adanya Balkonjazz ini bagi kami akan menjadi pengalaman menarik lainnya yang bisa didapat wisatawan ketika melancong ke Borobudur maupun tinggal sementara di Balkondes. Pengalaman yang nyaman di Balkondes, indahnya panorama alam yang tergambar di sekitarnya, juga sajian musik dari para musisi besar Indonesia akan menjadi pengalaman yang lengkap dan tidak akan terlupakan yang bisa dinikmati oleh wisatawan maupun masyarakat umum," papar Jatmika. [adc]

Sumber lengkap nasional.inilah.com

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp